Total Tayangan Halaman

Senin, 19 Agustus 2013

Manfaatkan sampah

           Memanfaatkan sampah rganik untuk dijadikan kompos.
Ada beberapa alternatif cara yang dipilih untuk membuat kompos sesuai kondisi lokal.
- Kompos jadi siap pakai
Pada daerah yang banyak terdapat sampah kota dan desa yang telah mengalamiproses pembusukan dan penghancuran yang cukup lama di alam terbuka, dapatditerapkan cara ini, sebagai berikut:
  • Gali tumpukan sampah (garbage atau sampah lapuk) yang sudah seperti tanah
  • Pisahkan dari bahan-bahan yang tidak dapat lapuk
  • Jemur sampai kering, lalu ayak
  • Bubuhkan 50 – 100 gram belerang untuk setiap 1 kg tanah sampah.
Bahan:
  • 2 1 /4 hingga 4 m3 sampah lapuk (garbage)
  • 6,5 m3 kulit buah kopi
  • 750 kg kotoran ternak memamah biak (± 50 kaleng ukuran 20 liter)
  • 30 kg abu dapur atau abu kayu
Cara Membuat
  1. Buatlah bak pengomposan dari bak semen.Dasar bak cekung dan melekuk di bagian tengahnya. Buat lubang pada salahsatu sisi bak agar cairan yang dihasilkan dapat tertampung dan dimanfaatkan.Atau buatlah bak pengomposan dengan menggali tanah ukuran 2,5 x 1 x 1 m(panjang x lebar x tinggi). Tapi hasilnya kurang sempurna dan kompos yangdihasilkan berair dan lunak.
  2. Aduk semua bahan menjadi satu kecuali abu. Masukkan ke dalam bakpengomposan setinggi 1 meter, tanpa dipadatkan supaya mikroorganismeaerob dapat berkembang dengan baik. Kemudian taburi bagian atastumpukan bahan tadi dengan abu.
  3. Untuk menandai apakah proses pengomposan berlangsung dengan balk,perhatikan suhu udara dalam campuran bahan. Pengomposan yang baikakan meningkatkan suhu dengan pesat selama 4 – 5 hari, lalu segeramenurun lagi.
  4. Tampunglah cairan yang keluar dari bak semen. Siram ke permukaancampuran bahan untuk meningkatkan kadar nitrogen dan mempercepatproses pengomposan.
  5. 2 – 3 minggu kemudian, balik-balik bahan kompos setiap minggu. Setelah 2 -3 bulan kompos sudah cukup matang.
  6. Jemur kompos sebelum digunakan hingga kadar airnya kira-kira 50 -60 %saja.Kalau di daerah kita tidak tersedia kulit buah kopi, cara ke II dapat diadaptasidengan menggantikan kulit buah kopi dengan hijauan seperti Iamtoro ataulainnya.
 
- Kompos Sistem Bogor
Bahan :
- Sampah mudah lapuk (garbage)- Jerami yang sudah bercampur dengan kotoran dan air kencing ternak.- Kotoran ternak memamah biak- Abu dapur atau abu kayu
 
Cara Membuat:

  1.  Timbuni campuran jerami dan sampah setinggi 25 cm di atas bedenganberukuran 2,5 x 2,5 meter.
  2. Timbun lagi campuran kotoran dan air kencing ternak di atas timbunan taditipis-tipis dan merata.
  3.  Timbun lagi campuran jerami dan sampah-sampah setinggi 25 cm.
  4. Tutup lagi dengan campuran kotoran dan kencing ternak.
  5. Timbun bagian paling atas dengan abu sampai setebal ± 10 cm.
  6. Balik-balik campuran bahan kompos setelah berlangsung 15 hari, 30 hari dan60 hari.
  7. Setelah di proses selama 3 bulan kompos biasanya cukup matang.Agar pengomposan berhasil, buatlah atap naungan di atas bedenganpengomposan sebab air hujan dan penyinaran langsung matahari dapatmenggagalkan proses pengomposan.
Sumber : 

Sabtu, 17 Agustus 2013

Kebersihan sebagian dari IMAN

       Kebersihan adalah sebagian dari Iman, semua orang pasti tahu kata-kata itu dan juga sangat setuju dengan kata-kata itu. Tiap hari pasti bersih-bersih......, beres-beres......  Ga peduli itu bapaknya, ... ibunya..... dan anak2nya........ rame2 bergotong royong buat rutinitas kebersihan ini. sudah menjadi menu wajib di setiap rumah disetiap hari. Apa hasil dari acara itu ?   PASTI SAMPAH ! 
       Pertanyaan selanjutnya adalah "kemana sampah itu akan di buang ?"   Untuk Perumanah Harapan Elok, kita ada petugas pengangkut sampah yang walopun tidak tiap hari beroperasi ,tapi ya paling tidak kita jadi ga buang sampah sembarangan...........
        Tapi........... kenapa di pinggir jalan menuju Perumahan Harapan Elok baik yang dari arah pasar Babelan maupun dari arah Harapan Indah banyak berserakan sampah ?  Di kalinya juga banyak sampah......

        SEMOGA INI BUKAN ULAH PARA PENGHUNI PERUM HARAPAN ELOK !!!

Padahal saya yakin orang2 yang buang sampah disitu tahu " Kebersihan sebagian dari IMAN" 
Apa mereka sudah ga punya Iman ?  (maaf ya .......)  kadang juga dikasih tulisan "Dilarang Buang Sampah di sini KECUALI ANJING"  tapi...... tetep aja ada yang buang sampah, ato emang pelakunya bener2 anjing ?
 ( eh keceplosan........)
            
          Mari kita sama -sama berfikir dewasa,  "kalo rumah kita pengen bersih... lingkungan kita pengen bersih..... apa benar jika kita buang sampah di tempat yang tidak semestinya?   kita pengen lingkungan kita bersih,....... apa benar kita buang sampah dilingkungan orang lain ?   Jika kita pengen sekitar kita bersih , pasti orang lain juga begitu........
          Apa kita ikhlas jika ada yang buang sampah dilingkungan kita ?  PASTI TIDAK KAN  ?
Maka dari itu............. 
         Buat sodara 2 yang buang sampah di sekitar Perumahan Harapan Elok...................  tolong banget jangan di ulangi....  jangan dijadikan kebiasaan....   
Kami tahu Saudara Orang Beriman........Saudara Orang yang cinta kebersiha,..... Saudara juga bukan ANJING..............  
       BUANG  SAMPAH JANGAN DISEKITAR HARAPAN ELOK !!!!!!!